Belajar Diskusi

Oktober 6, 2011 at 10:46 am Tinggalkan komentar


ini adalah diskusi saya dengan mas ABC tentang perkara yang tidak jelas,🙂.. saya berlindung kepada Allah dari bahaya Takfir (mengkafirkan orang lain). Namun saya dipaksa mengakui kalau saya telah mengkafirkan. Dipertengahan diskusi ada sahabat saya Fulan 2 dan Fulan 3 yang mencoba mengetengahi.. namun alangkah indahnya jika mereka dapat memahami konteks diskusi kami., dan memberikan penjelasan kepada kami dengan hikmah. Barrakallahu fiikum.

status FB = saya lebih suka memperkenalkan budaya kafir ketimbang ajaran islam.. meski pun saya beragama islam, saya lebih sering menggunakan good morning, dan bye-bye.. ketimbang “salam” yg dianjurkan dalam agama ku.. ku pikir dengan bahasa global itu, aku kan terlihat keren,, tapi ternyata ?? @##!@!@$#%$@#@#
LikeUnlike • • July 21 at 11:09am

Kejurdats Stkipmpsw, Ahmad Fajar Alhadi and 2 others like this.

ABC = wah jgn menjustifikasi org yg bilang good morning itu org kafir geh,,, guru bahasa ingris sellalu bilang good morning,,, tergantung konteksnya bro,,, krn blm tentu pribadi yg berucap salam lbh baik dr pd yg bilang god morning,,,,,
July 21 at 11:13am • LikeUnlike

FULAN 1 = Ternyata CUPU…. hehehe🙂
July 21 at 11:14am • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir ‎= mohon maaf sebelumnya, mana tulisan dan kata2 saya yang mentakfirkan orang lain?? mohon di buktikan?? terima kasih
F1 = iya ini ana tidak kenal agama Islam yang ku peluk sejak lahir. Yang saya hanya kenal sekedar ritual-ritual tanpa makna. Karena faktor keturunan saja maka saya sekarang secara formal beragama Islam.
July 21 at 11:18am • LikeUnlike

ABC = coba ditelaah kembali niat dr tulisanmu, saya yakin antum lbh tau kemana arah pembicaraan antum,,,, so…..
July 21 at 11:25am • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir mohon buktikan, terima kasih
July 21 at 11:27am • LikeUnlike

ABC = ‎”saya lebih suka memperkenalkan budaya kafir ketimbang ajaran islam.. meski pun saya beragama islam, saya lebih sering menggunakan good morning, dan bye-bye.. ketimbang “salam” yg dianjurkan dalam agama ku..” coba di telaah,,,,, atau tanyakan kembali pd antum,,,,,
July 21 at 11:37am • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir = baik terima kasih… lalu dalam kata yg mana saya mentakfirkan orang lain? saya berlindung kepada Allah dalam takfir al mu’ayyan, karena ulama sekelas ibnu taimiyyah dalam takfir al mu’ayyan pun mempunyai qa’idah at takfir??
July 21 at 11:40am • LikeUnlike • 1 personLoading…

FULAN 1 = kembali pada konteks “Man Tasyabbaha bi Qoumin fa huwa minhum” (barang siapa yg menyerupai suatu kaum maka dia adalah bagian dr mereka)…. ga perlu kita budayakn org2 kafir, Islam agama kita ya tentunya kita lebih pass menggunakan budaya agama kita sendiri.
July 21 at 11:47am • UnlikeLike • 2 peopleLoading…

ABC = sepertinya tdk munkin sbuah tulisan tanpa maksud,,, krn secara tdk langsung kalimat anda tertuju pd org lain,,, tu sich penilaian menurut sudut pandang saya,,, saya khan hanya koment,,, krn mindset kita jls beda,,,,
July 21 at 11:48am • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir = wah rame,,, syukran katsir atas nasehatnya,,, saya ni baru2 saja mengenal islam,, kalo dulu malah bisa di bilang belum islam.. karen saya tidak tau apa2 tentang islam.. maka terima kasih sekali bagi yang mau berbagi ilmu….

saya hanya ingin meminta kejelasan dari saudara ABC tentang kata ini “wah jgn menjustifikasi org yg bilang good morning itu org kafir geh
July 21 at 11:50am • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir = di stat saya memang ada tulisan “memperkenalkan budaya kafir ” namun saya bukan berarti takfir al mu’ayyan,,, karena dalam mentakfirkan itu ada qaidahnya lho mas, kata teman saya scih begitu,, lalu maksud “budaya kafir” diatas karena saya melihat realita yang ada di lapangan saat ini bahwa

salam yang dianjurkan dalam Al Qur’an dan Hadits, sering sekali ditinggalkan dan diganti dengan salam salam yang lain, entah itu dengan good morning, selamat pagi, selamat siang, salam sejahtera atau sejenisnya. Tentunya seorang muslim tidak akan rela apabila syariat yang penuh berkah lagi manfaat ini kemudian diganti dengan ucapan-ucapan lain. Allah berfirman, “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik?” (Al Baqarah: 61). Dan sungguh apa yang ditetapkan Allah untuk manusia, itulah yang terbaik… wallahu’alam..
July 21 at 11:55am • LikeUnlike • 2 peopleLoading…

ABC = secara tdk langsung,,,,
July 21 at 11:56am • LikeUnlike

FULAN 2 = wes..wes…ra sah podo padu…mas Isni Dhanianto bener,,bahasa merupakan produk budaya, klo kita umat Islam yaa klo bisa menggunakan bahasa yg Islami,,ucapan salam yaa yg seperti dianjurkan oleh Rasulullah “awala adullukum ‘ala syai’in idza fa’altumuhu tahababbtum, asfussalam bainakum”….tapi Islam juga tidak melarang umatnya untuk mempelajari bahasa Asing agar tidak tertinggal oleh zaman, Rasulullah pernah memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk belajar bahasa Ibrani (bahasa kaum Kafir) guna mempermudah komunikasi umat Islam dengan kaum kafir…wallahu’alam….
July 21 at 12:01pm • LikeUnlike • 1 personLoading…

ABC = FULAN 2@: sbnrnya jawaban bijak sprtiyanda yg saya tunggu,,,, bkn yg selalu membenarkan kalimatnya,,,, negara kita demokratis….. thanks (bkn berarti saya kafir lho)… ALLOH Maha Tau……
July 21 at 12:15pm • LikeUnlike • 1 personLoading…

IsniDhanianto Yang Fakir = sungguh saya teramat kerdil di hadapan Allah… barrakallahu fiikum
July 21 at 12:35pm • LikeUnlike

FULAN 2 = saya rasa tidak ada yg salah jika umat Islam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasinya,,asalkan tidak bertentangan dengan syari’at Islam dan tidak meninggalkan yg sunnah…benar kata mas ABC, tergantung konteksnya….klo saya pribadi lebih bangga menggunakan bahasa Arab ketimbang bahasa lain..ada pepatah Arab yg berbunyi “ta’allamul lughotal aribiyyah fainnaha lughotul ahlul jannah”…bahasa Arab itu bahasanya Ahli Surga…oleh karena itu mari kita belajar bahasa Arab…tapi yg mau belajar bahasa Inggris yaa bagus juga,,dalam urusan dunia asal tidak ada larangannya itu diperbolehkan…wallahu’a’lam
July 21 at 12:38pm • LikeUnlike • 1 personLoading…

IsniDhanianto Yang Fakir = bismillah… saya berlindung kepada Allah daripada berburuk sangka dan mentakfirkan orang…maaf sepertinya saya perlu menambahkan lagi komentar.. yang menjadi substansi dari share ini, bukan mengenai penggunaan bahasa inggris dalam sehari2 juga bukan penting atau tidaknya bahasa inggris untuk di pelajari,,,

saya sebagai seorang yang awam, hanya ingin tau, apakah saya sudah mengkafirkan orang lain? jika iya apa buktinya? jika terbukti, naudzubillah.. saya sesungguhnya masih amat awam. dan tidak pantas mengkafirkan orang lain.. karena seperti saya jelaskan diatas bahwa ulama sekelas ibnu taimiyyah sendiri mempunyai kaidah dalam mengkafirkan orang lain.. jika memnag terbukti, siapakah yang merasa saya kafirkan? saya akan meminta maaf

berikutnya, adalah mengapa saya hanya menyebutkan good morning dan bye-bye,, bukan car, thank’s, book, atau kata benda lainnya… saya berlindung kepada Allah dari sifat tercela.. maka saya akan mengutip pernyataan ulama sebagai berikut :

Syaikh Utsaimin pernah ditanya: “Bolehkah seorang penuntut ilmu mempelajari bahasa Inggris untuk membantu dakwah ?” Beliau menjawab: “Aku berpendapat, mempelajari bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan sebuah sarana. Bahasa Inggris menjadi sarana yang baik jika digunakan untuk tujuan yang baik, dan akan menjadi jelek jika digunakan untuk tujuan yang jelek. Namun yang harus dihindari adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab karena hal itu tidak boleh. Aku mendengar sebagian orang bodoh berbicara dengan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab, bahkan sebagian mereka yang tertipu lagi mengekor (meniru-niru), mengajarkan anak-anak mereka ucapan “selamat berpisah” bukan dengan bahasa kaum muslimin. Mereka mengajarkan anak-anak mereka berkata “bye-bye” ketika akan berpisah dan yang semisalnya. Mengganti bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang paling mulia, dengan bahasa Inggris adalah haram. Adapun menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana untuk berdakwah maka tidak diragukan lagi kebolehannya bahwa kadang-kadang hal itu bisa menjadi wajib. Walaupun aku tidak mempelajari bahasa Inggris namun aku berangan-angan mempelajarinya. terkadang aku merasa sangat perlu bahasa Inggris karena penterjemah tidak mungkin bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku secara sempurna.” (Kitabul ‘Ilmi)

berikutnya., jika mengamati beberapa komentar diatas, sungguh saya ingin tau lebih jauh tentang
1. pada bagian manakah saya melakukan takfir
July 21 at 1:53pm • LikeUnlike

IsniDhanianto Yang Fakir = karena melakukan takfir dalam agama islam merupakan hal yang bukan biasa jika dilakukan tidak menggunakan kaidah,, bahkan ulama sekelas ibnu taimiyyah pun masih menggunakan kaidah dalam takfir.. jika memang saya melakukan takfir, siapakah yang merasa saya kafirkan? karena saya akan melakukan permintaan maaf

2. Jika memang saya melakukan pembenaran, sejauh ini saya masih mencoba menjawab pertanyaan dari mas ABC berdasarkan al qur’an dan hadits,.. lalu dimanakah letak kesalahan saya? sebagai bahan muhasabah bagi saya. karena saya masih awam dalam hak agama.. atau mungkin saya menggunakan hadits dhoif, atau pengambilan kutipan al qur’an yang salah… mohon di jelaskan… sesugguhnya saya berlindung dari perkataan yang sia-sia..
July 21 at 2:01pm • LikeUnlike

FULAN 3 = orak penting kabeh !

silakan anda anda berdua melakukan perdebatan, asalkan kalian sanggup mengendalikan kebencian yg timbul dari ini semua, sebagai konsekuensi pasti sebab akibat.

July 21 at 6:37pm • LikeUnlike • 2 peopleLoading…

FULAN 1 = padu-padu sui sui ngupai idu…..
July 21 at 11:57pm • LikeUnlike • 1 personLoading…

FULAN 2 = saiki genah jamane ngunu…wong Islam senenge pada padu….
July 21 at 11:59pm • LikeUnlike • 1 personLoading…

IsniDhanianto Yang Fakir = ‎:-)
July 22 at 9:55am • LikeUnlike

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

KORUPSIONISME 10 Kerusakan Dalam Perayaan Tahun Baru

Saling Mengingatkan ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip


%d blogger menyukai ini: