Belajar menghargai orang lain

Juni 11, 2011 at 10:27 am Tinggalkan komentar


Minggu siang di sebuah pasar,. Seorang bocah lelaki berumur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah toko penjual es cream. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa “melihat” si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana ingar-bingar pasar yang serba mewah dan meriah.

“Mbak, Magnum harganya berapa?” si bocah bertanya.

“Dua Puluh ribu rupiah,” yang ditanya menjawab.

Bocah itu kemudian merogoh recehan duit dari kantungnya. Ia menghitung recehan di telapak tangan dengan teliti. Sementara si pramusaji menunggu dengan raut muka tidak sabar. Maklum. banyak pembeli yang lebih “berduit” mengantri di belakang pembeli ingusan tersebut.

“Kalau Cornetto berapa?”

Dengan suara ketus setengah melecehkan, si pramusaji menjawab, “Lima Belas ribu rupiah.”

Lagi-lagi si bocah menghitung recehannya, “Kalau begitu saya mau membeli Cornetto satu saja, Mbak.” kata si bocah sambil memberikan uang sejumlah harga es yang diminta. Si pramusaji pun segera memberikan cornetto pesanan anak ingusan tersebut di atas piring.

Beberapa waktu kemudian, si pramugari membersihkan meja dan piring kotor yang sudah ditinggalkan para pembeli. Ketika mengangkat piring es krim bekas dipakai bocah itu, ia terperanjat. Di meja itu terlihat dua keping logam seribuan serta enam keping recehan lima ratusan yang tersusun rapi. Ada rasa penyesalan tersumbat di kerongkongan. Sang pramusaji tersadar, sebenarnya bocah tadi bisa membeli es Magnum. Namun, ia mengorbankan keinginan pribadi dengan maksud agar bisa memberikan tip bagi si pramusaji.

Pesan moral yang dibawa oleh anak tadi; setiap manusia di dunia ini adalah penting. Di mana pun kita wajib memperlakukan orang lain dengan sopan, bermartabat, dan penuh hormat.

Entry filed under: Bimbingan Pribadi. Tags: .

Kenali Jiwa mu Kode Etik Profesi Konselor Indonesia

Saling Mengingatkan ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip


%d blogger menyukai ini: